Nyontek lagi - nyontek lagi !!! tanya kenapa?

TANGSEL - Beberapa hari yang lalu, tepatnya hari jum'at tanggal 18 Maret 2011 aku ngawas di salah satu sekolah tempat aku mengajar. saat itu adalah ujian tengah semester (Mid Test), sudah menjadi rahasia umum jika aku menjadi pengawas pada setiap kelas maka adalah merupakan sesuatu yang menjengkelkan bagi para siswaku, kenapa? tentu saja karena aku paling tidak suka dengan siswa yang berusaha mendapatkan nilai dengan cara yang sangat tidak terpuji yakni dengan berbuat curang / mencontek.

Pada hari itu (Jum'at 18-3-11) aku mendapati salah satu siswaku mencontek dengan membuka LKS secara diam-diam. saat itu dengan seta merta aku mengambil lembar soal serta lembar jawaban. dengan memelas dia mengatakan "Mr Hadi, kasih saya satu kesempatan untuk menyelesaikan tes..." ungkapnya penuh penyesalan. sejenak aku terdiam. lalu dengan berat aku mengembalikan lembar soal dan jawaban dengan syarat ia tidak mengulang perbuatannya.

Setelah semua siswa usai menghadapi ujian aku memanggil siswa tersebut dan mengatakan jika perbuatan mencontek adalah perbuatan yang sangat memalukan, perbuatan tersebut menjadikan siswa menjadi bodoh dan malas, pebuatan itu adalah perbuatan nista karena telah berbohong kepada guru yang bersangkutan (bidang studi), berbohong kepada orang tua dan juga berbohong pada diri sendiri.

Dengan perlahan aku berusaha agar siswa tersebut sadar jika menyontek adalah perbuatan yang sangat tidak baik. beberapa saat kemudian aku bertanya kepadanya, kenapa dia harus mau berlaku curang / menyontek?, siswa tersebut bercerita, jika ia menyontek bersama hampir seluruh teman sekelasnya, namun guru pengawas tidak pernah melarang siswanya, bahkan guru pengawas  pura-pura tidak melihat. hal itulah mengapa ketika aku yang menjadi pengawas siswa menjadi merasa tidak nyaman oleh karena jika aku yang menjadi pengawas siswa tidak diizinkan untuk kerja-sama (nyontek.)

Akhirnya kini kusadari sudah dan terungkap permasalahan yang ada, ternyata siswa mencontek bukan sepenuhnya kesalahan siswa, tapi merupakan kesalahan guru pengawas yang mengizinkan siswanya untuk melakukan kecurangan. entah mengapa masih ada guru yang menjadikan budaya hina ini tetap subur!!!.

Hanya satu permasalahan yang terjadi mengapa masih ada guru yang pura-pura tidak tahu atau bahkan terang-terangan memperbolehkan siswanya mencontek!, guru semacam ini merupakan guru yang ingin siswanya bodoh!, takut dengan siswa atau takut dibenci oleh siswa!, itulah yang terjadi pada guru-guru-an di berbagai sekolah murahan.